SMK Gandeng Perguruan Tinggi

Oleh arif
Sabtu, 29 Maret 2008 14:22:59 Klik: 1812 Cetak: 538 Kirim-kirim Print version download versi msword
Klik untuk melihat foto lainnya...
SMK Gandeng PT
Atasi Kekurangan 34.000 Guru

Mengatasi kekurangan 34.000 guru sekolah menengah kejuruan, sejumlah sekolah akan menggandeng perguruan tinggi. Beberapa perguruan tinggi sudah menyatakan kesediaan mereka bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional.

”Kerja sama dengan perguruan tinggi bisa menjadi cara yang cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan guru di SMK,” kata Direktur Pembinaan SMK Joko Sutrisno di Jakarta, Jumat (28/3/2008).

Kerja sama ini dilakukan dengan menggelar kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) tematik oleh perguruan tinggi di daerah. Bentuknya bisa dengan mewajibkan mahasiswa tingkat akhir menjadi pengajar di SMK di daerah pedesaan atau terpencil yang kekurangan guru.

Sejumlah perguruan tinggi yang bersedia, menurut Joko, antara lain Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surakarta, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Mahasiswa dari program studi yang sesuai dengan spesialisasi SMK bisa mentransfer ilmu yang dibutuhkan siswa.

Menurut Joko, langkah ini diambil sambil menunggu penambahan guru SMK yang sangat dibutuhkan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk bersekolah di SMK. Selain itu, Depdiknas juga mendorong Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan pemerintah daerah untuk segera mengangkat guru-guru SMK yang belum menjadi pegawai negeri sipil. Saat ini jumlah guru SMK sebanyak 135.427 orang yang tersebar di Tanah Air.

Meningkat

Joko menjelaskan, untuk tahun ini ditargetkan penerimaan siswa baru SMK sebanyak 1,5 juta orang atau meningkat 200.000 siswa dari tahun lalu. Untuk itu, diperlukan tambahan 4.800 ruang kelas dan 215 SMK baru.

Salah satu contoh kebutuhan lulusan SMK yang diminati adalah teknisi untuk perusahaan penerbangan. Selama tiga tahun ke depan, Garuda Maintenance Facility akan merekrut 3.000 lulusan dari 20 SMK penerbangan.

Marlock, Koordinator Lapangan Forum Peduli Pendidikan Pelatihan Menengah Kejuruan Indonesia, mengatakan, kebutuhan teknisi pesawat terbang dalam negeri selevel SMK ini memerlukan kesiapan SMK penerbangan yang ada. Dalam rangka meningkatkan standar pendidikan di SMK penerbangan dan menyinergikan SMK penerbangan dengan perusahaan penerbangan, akan digelar Kongres Nasional SMK Penerbangan di Depok, Jawa Barat. Acara berlangsung pada 31 Maret-2 April 2008. (***)

Sumber: kompas.com


 
Berita Berita Terkini Lainnya
. PENGUMPULAN KARTU KELUARGA (KK) KELAS VI SEKOLAH DASAR
. PENGUMUMAN PEMENUHAN DAYA TAMPUNG PPDB SMP NEGERI KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2019
. Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020
. Surat Edaran Dinas Pendidikan tentang Jadwal Ujian SD dan SMP
. Undangan Penulisan Naskah Soal SD dan SMP
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SD dan SMP tentang Standar Penilaian
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SMP tentang Standar Proses
. Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk guru SD dan SMP Angkatan II
. Undangan Bimtek Tim Pengembang Kurikulum Sekolah SMP Tahun 2018
. Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk guru SD dan SMP Angkatan I (revisi)