Usai Lebaran, Reuni Akbar Mantan Siswa Seni Rupa Se-Nusantara | Pusat Kegiatan Siswa, SMK Lirik Mesjid | VANNY LARUSTAM SISWI SMAN 6 PADANG MELAJU KE TK NASIONAL | SMAN 1 PADANG BERJAYA DI OLIMPIADE SAINS NASIONAL SMA TK KOTA PADANG TH 2010 | FORMMISI Yogyakarta Buka Bimbingan Masuk ISI Jogja 2010 | UN, 8.120 orang tidak lulus | Hari Ini, Pisah Sambut Kepala Dinas Pendidikan | Kunci Jawaban UN pun Masuk ke HP Kepala Dinas Pendidikan | SMAN 6 PADANG MEWAKILI SUMBAR MENUJU SEKOLAH ADIWIYATA TK NASIONAL | Menghina di Facebook, Divonis 2,5 Bulan Penjara | Internet Belum Dimanfaatkan Secara Positif oleh Pelajar | Tampar Siswa Nonton Film Porno, Pak Guru Diadili | Sekolah Swasta Tolak Berikan Honor Rp 1,1 Juta | Pendaftaran Online Lebih Praktis | 5 Fakta-Fakta Penyelewangan Dana BOS, Ironi “Sekolah Gratis” | Korupsi BOS Diduga Terjadi di Beberapa Sekolah | Berlebihan, Siswa Dikeluarkan Karena Facebook | Siswa Di-DO dari Sekolah Karena Facebook Shock | Sanksi Pemalsuan Karya Ilmiah Tunggu Usulan Daerah | Dra. Suprapti, Guru SMAN 6 Padang, Berprestasi tk Sumbar | Mendiknas : Kembangkan Sekolah Adiwiyata | Peran Pengawas Sekolah Kurang Optimal | Palsukan Karya, 1.700 Guru Riau Turun Pangkat | Ujian Nasional SMK Diubah | ITS Buka PMDK Online, Segera Daftar! | Nilai UN SMK Ditargetkan Naik | Ujian Nasional Diubah | Mendiknas: Percepatan UN tak Beratkan Siswa | Kecurangan Ujian Nasional Diidentifikasi | MARCHING BAND SMP FRATER | SMAN 1 Padang Pindah ke Belanti, Buddha Tzu Chi Bantu 20 M | 24 Oktober, 300 Lokal Darurat Rampung | Gemuruh Gempa Buat Smansa Berduka | 70 Persen Bangunan Sekolah Rusak | Pengambilan Sertifikat Master Trainer (CMT) | SMA 1 Padang raih Platinum Prize Award (Penghargaan Tertinggi) Lomba Internasional | Pengumuman UN SLTA Padang Lewat SMS Senin Pukul 01.00 WIB | UN SMA Kota Padang Diumumkan Senin Besok (lihat cara mengakses) | Ujian Kesetaraan SLTA Akan Digelar 23 Juni | SMAN 6 Padang Juara I Cerdas Cermat UBH |


HOME
Diskusi
Buku Tamu
Gallery Foto
Download
Tentang Kami
Profil Sekolah
SD/MI
SMP/MTs
SMA/MA
SMK
SDLB
SMPLB
Katalog Web
Departemen
Organisasi
Pemerintahan
Perguruan Tinggi
Portal
PSB ONLINE
Sekolah
WebBlog
Berita dan Artikel
Surat Edaran Kedinasan
Artikel
Berita Terkini
Berita Populer
Sekolah
Info PSB Online 2008
N U P T K
B O S
Produk Hukum
Ujian Nasional
Kalender
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>     01 02 03 04 05
> 06 07 08 09 10 11 12
> 13 14 15 16 17 18 19
> 20 21 22 23 24 25 26
> 27 28 29 30      



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
User Online
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 2

No Members are currently logged in.
Login
Username:

Password:

  Registrasi?
ClustrMaps
Locations of visitors to this page

Statistik






RSS
Arsip Berita
September 2007
Oktober 2007
Nopember 2007
Februari 2008 35 
Maret 2008 55 
April 2008 46 
Mei 2008 44 
Juni 2008 50 
Juli 2008 49 
Agustus 2008 49 
September 2008 53 
Oktober 2008 25 
Nopember 2008 74 
Desember 2008 62 
Januari 2009 46 
Februari 2009 15 
Maret 2009
April 2009
Mei 2009 11 
Juni 2009
Oktober 2009
Nopember 2009
Desember 2009
Januari 2010
Februari 2010 14 
Maret 2010
April 2010
Mei 2010
Juni 2010
Juli 2010
Agustus 2010
 
UN, 8.120 orang tidak lulus
Oleh arif
Senin, 26 April 2010 14:44:28 Klik: 2941 Cetak: 78 Kirim-kirim Print version download versi msword
Klik untuk melihat foto lainnya...

Peserta UN pada 2010 tercatat 60.013 siswa, terdiri dari 43.750 siswa SMA atau MA dan 16.263 siswa SMK. Mereka yang tak lulus, terbagi SMA 3.464 siswa jurusan Bahasa, IPA dan IPS serta SMK 3.433 orang, MA sebanyak 1.223 orang.


Tingkat anak yang lulusan untuk SMA, SMK di Sumbar tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Itu diakui Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumbar, Burhasman Bur.

Penurunan itu diakibatkan banyak faktor. Salah satunya akibat gempa,” kata Burhasman kepada Singgalang, di Padang, Minggu (25/4). Selain gempa, jadwal UN yang dipercepat juga mengganggu peserta UN.

Untuk SMA jurusan IPA persentase kelulusan siswa mencapai 96,95 persen tidak lulus sebanyak 459 orang, turun menjadi 2,5 persen dari tahun lalu. Untuk SMA jurusan IPS 90,39 persen dari peserta 20.768 orang, sebanyak 1.996 tidak lulus yang turun menjadi 5 persen dari tahun lalu.

Sementara bagi SMA yang memiliki jurusan bahasa dari sebanyak 64 orang peserta tidak lulus sebanyak 9 orang. Dengan tingkat kelulusan mencapai 85,94 persen.

Sedangkan, untuk Sekolah Menengah Kejuruan SMK tingkat kelulusan UN mencapai 78,40 persen dari sebanyak 16.036, tidak lulus UN sebanyak 3.433 siswa. Sedangkan, siswa Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA dengan peserta 1.841 sebanyak 192 orang tidak lulus dengan persentasi kelulusan mencapai 89,57 persen. Untuk jurusan IPS dengan peserta UN sebanyak 4.535 tidak lulus mencapai 1.031 orang, dengan tingkat kelulusan mencapai 77,27 persen.

“Kita akui tingkat kelulusan siswa UN tahun ini turun dari tahun sebelumnya, namun tingkat itu masih cukup baik dari daerah lain. Banyak faktor yang mempengaruhi,” sebutnya.

Naik
Meski begitu, Burhasman Bur mengaku cukup puas dengan hasil itu. Karena persentase yang lulus tapi nilai siswa naik. Untuk SMA jurusan IPA rata-rata naik dari tahun sebelumnya 41,82 menjadi 42,47. Untuk jurusan IPS tahun sebelumya 54,72 naik menjadi 56,55. Sedangkan untuk SMK juga naik dari tahun sebelumnya, 28, 44 menjadi 32,53.

Sedangkan, nilai mata pelajaran yang tertinggi untuk SMA jurusan IPA, bidang studi matematika dengan nilai 8,71 yang diperoleh siswa SMA 1 Bukittinggi. Nilai terendah 7,26 untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Biologi. Sekaligus menempatkan SMA I Bukittinggi sebagai sekolah jumlah kelulusan tertinggi di Sumbar. Sedangkan untuk jurusan IPS nilai tertinggi diperoleh siswa adalah untuk mata pelajaran, matematika 8,01 dan nilai terendah untuk bidang studi Sosiologi dengan nilai 6,43.

Perubahan jadwal
Di Padang, ada sebanyak 1.518 siswa yang tidak lulus UN. Data dari Dinas Pendidikan Padang terdapat sebanyak, 184 siswa SMA Jurusan IPA dan 181 siswa jurusan IPS. Ditambah sebanyak 1.153 siswa SMK.

Untuk SMA, dari sebanyak 3.953 siswa jurusan IPA yang mengikuti UN terdapat sebanyak, 184 siswa tidak lulus UN dengan tingkat kelulusan mencapai 90,21 persen. Untuk jurusan IPS, dari 4.317 peserta, 181 siswa tidak lulus. Dengan tingkat rata-rata kelulusan mencapai 85,65 persen.

“Dari hasil ini kita belum bisa memberikan kelulusan siswa terbanyak tingkat sekolah, karena penilaian lulus itu tidak hanya hasil lulus UN, namun juga ada nilai keterampilan,” sebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Drs.Bambang Sutrisno,M.Pd Minggu, (25/4).

Sedangkan, jumlah siswa yang paling banyak tidak lulus adalah siswa SMK. Rata-rata kelulusan siswa 6,62. Dengan jumlah peserta 4.169, terdapat 1.153 siswa yang tidak lulus UN.

Sementara itu, nilai mata pelajaran tertinggi di Padang lulus UN untuk SMA jurusan IPA rata, 7,54. Sedangkan, untuk jurusan IPS 7,13.

“Untuk lulus UN kita memang turun dari tahun sebelumnya, karena ini adalah UN seluruh Indonesia angka itu kemungkinan bisa berubah lagi pada UN ulangan,” sebut Bambang.

Selain itu katanya, indikator menurunnya angka kelulusan siswa itu tidak berpengaruh akibat gempa. Namun, dengan dimajukannya jadwal ujian dari Mei menjadi pertengahan Maret. Hal itu mempersingkat masa belajar siswa selama 2 bulan.

“Waktu dua bulan itu tidaklah merupakan waktu yang singkat untuk menambah pembelajaran siswa. Selain itu silabus yang sudah tersusun juga tidak berjalan semestinya,”tambahnya.

Untuk menunggu hasil ujian ini menimbulkan banyak siswa merasakan deg-degan. Seperti, Adi,17, misalnya. Siswa salah satu SMA Negeri di Padang ini takut tak lululus UN. Walaupun merasa banyak mengisi jawaban soal UN dengan jawaban yang benar, Adi tetap saja cemas, takut tak lulus. Kata Adi, walaupun sudah mengisi jawaban UN dengan jawaban yang benar, nilai rendah bisa jadi mmasih berpeluang ia terima. “Siapa tahu proses mengisinya tak baik. Jadi tak terbaca komputer saat pemeriksaan,” kata Adi pada Singgalang.

Walaupun cemas menanti pengumuman kelulusan. Adi mengaku, jauh-jauh hari setelah UN, ia tidak mau terlarut dalam kecemasan. Soalnya, kata Adi siswa kelas 3 SMA selain memikirkan kelulusan UN, juga harus memikirkan tes-tes lain, seperti UMBPTN atau SNMPTN. Adi sendiri telah mendaftarkan diri untuk ikut UMBPTN dan memilih Unand sebagai salah satu universitas tujuan. Ia pun juga sudah mempersiapkan diri untuk tes masuk perguruan tinggi dengan mengulang pelajaran-pelajaran yang telah lalu.

Jangan depresi
Mengenai lulus tak lulus UN, salah seorang pengamat pendidikan Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Suparno, M.Pd., berharap siswa tak perlu panik atau depresi. UN ulangan, kata Suparno, dapat menjadi penyelamat siswa yang tak lulus. “Dari pada menghabiskan waktu dan tenaga untuk merenungi ketidaklulusan. Lebih baik mempersiapkan diri lebih serius untuk mengikuti UN ulangan,” ujar Suparno.

UN ulangan akan diselenggarakan 10-14 Mei mendatang.
Lagi pula, lanjut Suparno UMBPTN  memungkinkan siswa yang tak lulus pada UN utama dan UN susulan untuk tetap mengikuti tes. Asalkan siswa tersebut lulus di UN Ulangan.

Selain itu, Suparno juga berharap pengumuman hasil UN diterima tanpa curiga. Sistem pemeriksaan UN, kata Suparno, diperiksa dengan sistem komputer dengan sangat selektif.

Untuk daerah Sumbar, lanjut Suparno, UNP dan Unand menjadi tim pemeriksa untuk UN siswa Sumbar. Prosedurnya, tak ada lembar jawaban yang boleh bermalam di daerah.

Sumber:

http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=6413 />
(Yose/107/Septri/Putri/Ags)

 
Berita Berita Populer Lainnya
. Usai Lebaran, Reuni Akbar Mantan Siswa Seni Rupa Se-Nusantara
. VANNY LARUSTAM SISWI SMAN 6 PADANG MELAJU KE TK NASIONAL
. SMAN 1 PADANG BERJAYA DI OLIMPIADE SAINS NASIONAL SMA TK KOTA PADANG TH 2010
. FORMMISI Yogyakarta Buka Bimbingan Masuk ISI Jogja 2010
. Internet Belum Dimanfaatkan Secara Positif oleh Pelajar
. Pendaftaran Online Lebih Praktis
. Berlebihan, Siswa Dikeluarkan Karena Facebook
. Siswa Di-DO dari Sekolah Karena Facebook Shock
. Peran Pengawas Sekolah Kurang Optimal
. Ujian Nasional SMK Diubah
POLLING
Bagaimana manfaat website ini?
Sangat bermanfaat
Cukup bermanfaat
Kurang Bermanfaat
Tidak Bermanfaat
Tidak tahu

Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 1074
Link Eksternal


NPSN

departemen pendidikan nasional





schoolnet 2008