SMAN 6 Padang Wakili Indonesia ke Jepang

BAGIKAN:

facebook twitter pinterest line whatapps telegram

Oleh efim
Sabtu, 20 Juli 2013 17:30:39 Klik: 3134
Klik untuk melihat foto lainnya...

Mataair, Padek—SMAN 6 Pa­dang kem­bali mengharumkan na­ma Sum­bar di kancah nasional. Setelah penghargaan Adiwiyata Mandiri, sekolah berlokasi di ka­wa­san Mataair ini mewakili Indonesia dalam Student Forum of Unesco ASPnet in the Asia Pacifik Region 2013 mulai 31 Oktober hi­ngga 5 November di Kota Sa­kai, Osaka, Je­pa­ng.

 

Enam de­le­gasi SMAN 6 di­per­­siap­kan da­lam forum yang di­­sel­e­ng­ga­ra­kan Japanese Na­­tional Commission for UNEASCO tersebut. Ter­diri 2 pendamping (1 guru dan Kepala SMAN 6) dan empat siswa. Siswa didelegasikan itu, M Iqbal Nur Alim siswa kelas XII IPA 1, Ibnu Hanif dari kelas XI IPS 1, Meirosi Cahyani P dan Anggrei Vio­na Seulalae kelas XII IPA 3 dan 1.

 

“Forum yang berlangsung se­ki­tar 5 hari itu akan men­gupas isu-isu se­putar ling­kungan. Seperti, pem­ba­ngu­nan tidak merusak hak-hak generasi selanjutnya,” kata Kepala SMAN 6 Padang, Bar­lius kepada Padang Ekspres, kemarin.

 

Barlius mengatakan, sebe­lum berangkat ke Negeri Sa­kura, siswa dan guru pen­dam­ping akan diberi pembekalan di Jakarta selama beberapa hari serta pem­be­ka­lan melalui video conference.

 

“Agar hasilnya me­muas­kan, sekolah berupaya me­milih siswa terbaik dan ber­pres­tasi. Lancar berbahasa Inggris pastinya. Di samping itu, kita juga menyuplai bacaan untuk menambah wawasan siswa. Memberikan bimbingan juga. Intinya, segala bekal kita per­siapkan dari sekarang hing­ga siswa menerima pela­tihan dari pusat nantinya. Kapan perlu kita undang juga LSM bergerak di bidang lingkungan nantinya,” terang Barlius.

 

Barlius berharap para sis­wa tersebut aktif menyuarakan tentang kepedulian sekolah di Indonesia, terutama Sumbar, terhadap lingkungan sekolah. “Jadi kami berharap para sis­wa ini mampu mengangkat nama Sumbar dalam kancah internasional,” harapnya.

 

Salah seorang delegasi, Anggrei Viona Seulalae me­nga­takan saat ini tengah mem­perlancar kemampuan per­ca­kapan bahasa Inggris.  Ba­gai­manapun juga, ini poin ter­pen­ting dalam sebuah forum inter­nasional. Selain itu, pe­ngua­saan tentang alam dan ke­pedulian lingkungan sesuai dengan tema di­bahas nanti. 

 

“Kami juga tengah mem­pelajari sedikit banyak tentang Jepang,” sebutnya. (cr1)

 

Sumber: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=45918

 
 
Berita Berita Terkini Lainnya